CIBUBUR – Perhelatan Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Wiladatika Cibubur tidak hanya menyisakan cerita kemeriahan, tetapi juga fakta menarik (fun fact) dari kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Pandeglang. Siapa sangka, dari total empat regu yang dikirimkan oleh Kwarcab Pandeglang, separuh kepemimpinannya dipegang oleh para pramuka tangguh dari Kwartir Ranting (Kwarran) Karangtanjung.
Dua sosok pemimpin muda tersebut adalah Ashinta Meylani yang dipercaya menahkodai Regu Mawar 1, serta Rd. Akhdan M yang memimpin Regu Badak 2. Kehadiran Kak Mey dan Kak Akhdan—sapaan akrab keduanya—menjadi bukti kualitas pembinaan anggota muda di wilayah Karangtanjung yang mampu bersaing dan tampil menonjol di tingkat nasional.
Selama ajang Jamnas XII berlangsung, Kak Mey dan Kak Akhdan sukses membuktikan kapasitas mereka sebagai Pemimpin Regu (Pinru) yang menginspirasi. Di tengah padatnya dinamika kegiatan lapangan, keduanya mampu menjaga kekompakan, memberikan motivasi, serta mengarahkan anggota regunya dengan sangat telaten. Berkat kepemimpinan yang solid tersebut, seluruh agenda kegiatan Jamnas berhasil diselesaikan oleh Regu Mawar 1 dan Regu Badak 2 dengan penuh semangat dan keceriaan.
Namun, di balik kesuksesan tersebut, ada perjuangan pantang menyerah yang harus mereka lalui. Pada hari kedua pelaksanaan Jamnas, cobaan fisik menghampiri Kak Mey dan Kak Akhdan. Keduanya sempat terserang sakit diare akibat perubahan cuaca dan penyesuaian kondisi di area perkemahan.
Kendati kondisi fisik sempat menurun, dedikasi kedua Pinru ini tidak surut sedikit pun. Rasa tanggung jawab yang tinggi membuat Kak Mey dan Kak Akhdan tetap sigap mendampingi regunya masing-masing setelah mendapatkan penanganan kesehatan. Ketangguhan mental dan komitmen mereka untuk tetap tampil ceria menjadi dorongan moral yang sangat besar bagi seluruh anggota regu.
Kisah pantang menyerah Kak Mey dan Kak Akhdan ini menjadi gambaran nyata dari semangat kepramukaan yang sejati: tangguh, adaptif, dan pantang mengeluh dalam menghadapi tantangan. Kontingen Kwarcab Pandeglang pun patut berbangga memiliki kader-kader pemimpin muda yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki ketahanan mental yang luar biasa di panggung Jamnas XII 2026.
